Hiburan

Berlian Voice Hadirkan Mauliate, Adaptasi Lagu Ambon Bernapas Batak

Berlian Voice Hadirkan Mauliate, Adaptasi Lagu Ambon Bernapas Batak
Berlian Voice Hadirkan Mauliate, Adaptasi Lagu Ambon Bernapas Batak

Desanesia – Kolaborasi lintas budaya kembali hadir di ranah musik Nusantara melalui perilisan singel terbaru bertajuk “Mauliate” oleh Maina Production. Lagu ini dibawakan Berlian Voice, trio penyanyi perempuan asal Batak, sebagai pertemuan musikal antara tradisi Ambon dan Batak dalam satu karya yang sarat makna.

Singel Mauliate sejatinya merupakan adaptasi dari lagu Ambon berjudul “Dangke”, karya musisi Maluku Gerald Huwae. Lagu tersebut kemudian dialihbahasakan ke dalam bahasa Batak oleh Edwin Samosir, dengan tetap menjaga pesan serta nuansa emosional yang melekat pada versi aslinya.

Berlian Voice digawangi Rani Sihombing, Ivananda Sinaga, dan Delta Sihombing. Ketiganya dikenal memiliki karakter vokal yang kuat dan saling melengkapi, sehingga mampu membawakan lagu bernuansa etnik dengan harmoni yang khas.

Lagu Ambon, Nafas Batak

Produser sekaligus pemilik rumah produksi Maina Production, Levynus Karuiw, menjelaskan, proyek Mauliate lahir dari kegelisahan sekaligus kecintaannya terhadap kekayaan musik daerah Indonesia yang selama ini kerap berkembang secara terpisah.

“Mauliate adalah bentuk dialog budaya. Lagu Ambon kami bawa ke tanah Batak, dengan bahasa dan rasa yang berbeda, tapi tetap menjaga jiwa lagunya. Ini bukan soal mengubah identitas, melainkan saling merangkul,” ujar Levynus dalam keterangannya, Minggu, 14 Desember 2025.

Ia menekankan, musik daerah pada dasarnya mengandung pesan universal tentang rasa syukur, cinta, dan kemanusiaan, yang memungkinkan untuk diterjemahkan lintas bahasa dan lintas budaya.

Jembatan Budaya dan Toleransi Musik

Levynus menilai kolaborasi lintas daerah menjadi semakin relevan di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia. Menurutnya, musik mampu menjadi medium yang paling jujur untuk menumbuhkan toleransi dan saling pengertian.

“Ambon dan Batak punya tradisi musik yang sama-sama kuat. Ketika dipertemukan, yang muncul bukan perbedaan, tapi kekayaan. Inilah Indonesia,” tegasnya.

Secara musikal, aransemen Mauliate tetap mempertahankan nuansa etnik, namun dibalut sentuhan modern agar lebih mudah diterima generasi muda tanpa kehilangan akar budayanya.

Berlian Voice dan Spirit Perempuan Nusantara

Pemilihan Berlian Voice sebagai pengisi vokal disebut memiliki pertimbangan khusus. Ketiganya dinilai mampu menyampaikan emosi lagu secara kuat, sekaligus menghadirkan sudut pandang perempuan dalam merawat dan meneruskan tradisi musik daerah.

Melalui Mauliate, Maina Production berharap musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan budaya, pengingat nilai persaudaraan, serta bukti bahwa perbedaan dapat disatukan dalam harmoni.

Singel Mauliate kini telah tersedia untuk dinikmati publik sebagai simbol persahabatan musikal antara Ambon dan Batak, yang merentang dari timur hingga barat Nusantara. [IM]

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *