Bangun Desa dari Bawah, Kemendes PDT Libatkan Bank Syariah

Desanesia – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menegaskan komitmennya untuk menggandeng berbagai pihak guna memperluas akses layanan dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat desa di seluruh Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan Menteri PDT, Yandri Susanto dalam agenda penandatanganan nota kesepahaman antara Kemendes PDT dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk terkait penyediaan serta pemanfaatan layanan produk dan jasa perbankan syariah di BSI Tower, Senin, 5 Januari 2025.
Yandri menilai kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah sebagai fondasi pemerataan ekonomi sekaligus pengentasan kemiskinan.
“InsyaAllah MoU ini bisa menambah kecerahan desa-desa di Indonesia,” ungkap Mendes Yandri dalam keterangannya dikutip Rabu, 7 Januari 2025.
Ia menjelaskan, saat ini banyak program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang berorientasi pada desa sebagai pusat pembangunan. Program-program tersebut di antaranya Koperasi Desa Merah Putih, Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sejalan dengan itu, Yandri menekankan pentingnya penguatan literasi masyarakat desa agar program-program tersebut dapat dipahami dan dijalankan secara optimal. Ia berharap Bank Syariah Indonesia, sebagai bagian dari Bank Himbara, dapat berperan aktif dalam mendukung agenda tersebut.
“Saya kira BSI harus hadir dan inilah mungkin yang perlu kita sampaikan terkait literasi ini kepada masyarakat desa, pertama terkait Koperasi Desa Merah Putih, BUM Desa, Desa Wisata dan lain sebagainya,” ungkap Menteri Yandri.








