Hiburan

Kunjungan Wisata Floating Market Naik 30 Persen

Salah satu wahana baru di Floating Market Lembang. (Dok Pribadi)
Salah satu wahana baru di Floating Market Lembang. (Dok Pribadi)

Desanesia – Arus kunjungan wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 (Nataru) mencapai puncaknya pada Sabtu, 27 Desember 2025. Kenaikan kunjungan diakui tercatat 25-30 persen dari hari-hari sebelumnya.

Public Relation PT Perisai Group, Intania Setiati, mengatakan peningkatan mulai terasa sejak Kamis dan terus bergerak naik hingga Sabtu yang diperkirakan menjadi hari terpadat selama periode libur Nataru.

“Untuk hari ini sudah mulai ada peningkatan sekitar 25 sampai 30 persen. Mulai hari Kamis sampai hari ini, dan hari ini yang paling ramai,” ujar Intan saat ditemui di lokasi, Sabtu, 27 Desember 2025.

Menurutnya, lonjakan kunjungan tersebut terlihat konsisten, dari kenaikan sekitar 20 persen pada hari sebelumnya hingga mencapai puncaknya sekitar 30 persen hari ini.

“Kalau dilihat dari jumlah pengunjung, ada ribuan orang yang datang ke sini. Peningkatannya dari kemarin sekitar 20 persen dan sekarang puncaknya kurang lebih 30 persenan,” jelasnya.

Meski Sabtu ini diperkirakan sebagai puncak kunjungan utama libur Nataru, Intan menyebut, masih ada potensi lonjakan lanjutan setelah pergantian tahun. Pihaknya memprediksi akan terjadi gelombang kedua kunjungan wisata pada masa libur pasca tahun baru.

“Kalau kita lihat, sepertinya hari ini puncaknya. Tapi harapan kita nanti di minggu depan, libur setelah Tahun Baru itu masih akan ramai. Jadi ada gelombang kedua setelah Tahun Baru,” ungkapnya.

Faktor cuaca turut berpengaruh terhadap tingginya minat wisatawan. Beberapa hari terakhir kondisi cuaca relatif cerah, sehingga mendorong masyarakat memilih destinasi wisata terbuka. Namun demikian, pengelola tetap mewaspadai potensi hujan yang kerap terjadi di akhir tahun.

“Memang beberapa hari ini cuaca cerah, tapi biasanya akhir tahun identik dengan musim hujan. Itu yang kita khawatirkan, karena kalau hujan wisatawan biasanya cepat bubar, apalagi area kami rata-rata outdoor,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Floating Market telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi pengunjung, termasuk area berteduh dan pusat kuliner untuk memastikan kenyamanan wisatawan tetap terjaga.

“Jadi ada beberapa tempat yang kita siapkan agar pengunjung bisa berteduh dan tetap beraktivitas, termasuk berkuliner di area floating market,” paparnya.

Sementara itu, Dianna Alexa salah seorang pengunjung asal Padang, Sumatera Barat mengungkapkan, dirinya bersama keluarga sengaja memanfaatkan waktu libur panjang Nataru untuk berwisata ke Jawa Barat.

“Hari ini kami hari kedua di Jawa Barat, kami sengaja ke Lembang untuk berwisata ke Floating Market,” ucap Dianna.

Bagi Dianna, berwisata di Jawa Barat menjadi pengalaman menarik untuk akhir tahun ini. Pasalnya, Jawa Barat memiliki berbagai potensi wisata menarik seperti Floating Market Lembang.

“Di Jawa Barat ini banyak yang menarik, termasuk di sini (Floating Market). Kami sekeluarga merasa senang berlibur, tempatnya nyaman, wahananya banyak, udaranya juga sejuk,” tukasnya.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *