
Desanesia – Kepemimpinan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung kembali berlanjut di tangan Ahmad Novriwan. Ia dipercaya untuk kedua kalinya menakhodai organisasi tersebut setelah secara aklamasi terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) II JMSI Provinsi Lampung 2025 yang digelar di Azana Boutique Hotel, Bandar Lampung, Minggu, 21 Desember 2025.
Terpilihnya Ahmad Novriwan untuk periode 2025-2030 menjadi penanda kepercayaan penuh dari jajaran pengurus terhadap kepemimpinannya.
Seusai penetapan, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pengurus JMSI yang telah bekerja keras menyukseskan Musda II. Ia juga mendorong seluruh Pengurus Cabang JMSI se-Lampung untuk terus meningkatkan kinerja organisasi, sejalan dengan peran media dalam mendukung pembangunan daerah.
”Sebagai organisasi pengusaha media, JMSI harus bisa mengambil peran dalam pembangunan daerah sehingga memberi maslahat bagi masyarakat,” ucap Ahmad Novriwan dalam sambutannya.
Ia menekankan, JMSI tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpun, tetapi juga harus mampu membangun ekosistem yang sehat bagi perusahaan media dan kualitas pemberitaan. Menurutnya, penguatan organisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan sumber daya manusia di dalamnya.
“JMSI merupakan asosiasi para pengusaha media. Oleh sebab itu, harus mampu berpikir bagaimana meningkatkan kualitas dan kesejahteraan pegawainya,” imbuhnya.
Novriwan juga memaparkan kondisi keanggotaan JMSI Provinsi Lampung yang saat ini tercatat sebanyak 90 perusahaan media. Jumlah tersebut, kata dia, akan segera dievaluasi berdasarkan tingkat keaktifan perusahaan dalam menjalankan roda usaha media dan kerja-kerja jurnalistik.
”Saat ini jumlah anggota JMSI Provinsi Lampung adalah 90 perusahaan media. Tahun ini akan segera kita evaluasi sehingga sangat mungkin jumlah akan berkurang, yang tidak aktif akan kita coret,” tegas Novriwan.
Di tempat sama, Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, menilai mekanisme aklamasi dalam Musda II ini mencerminkan soliditas organisasi dan berjalannya roda organisasi JMSI Provinsi Lampung dengan baik. Ia pun memberikan apresiasi atas capaian JMSI Lampung selama dipimpin Ahmad Novriwan.
”JMSI di bawah kepemimpinan Bang Nov sudah sangat baik, bahkan menjadi contoh atau role model bukan hanya bagi Pengda JMSI di provinsi lain, tapi juga bagi JMSI Pusat,” ucap Teguh.
Teguh juga menyatakan keyakinannya, pada periode kedua kepemimpinan Ahmad Novriwan, JMSI Provinsi Lampung akan semakin kokoh dan berkembang.
“Saya meyakini JMSI Lampung lima tahun ke depan akan semakin kuat. Proses berjalannya Musda hari ini dan hasil yang disepakati sudah menunjukkan hal itu,” pungkasnya.
Musda II JMSI Provinsi Lampung sendiri diikuti 10 suara yang memiliki hak pilih, terdiri dari delapan Pengurus Cabang yakni Kabupaten Pesawaran, Lampung Selatan, Lampung Timur, Metro, Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Pringsewu, ditambah Pengurus Daerah Provinsi Lampung serta Pengurus Pusat. Seluruh peserta secara bulat melalui musyawarah mufakat mendukung Ahmad Novriwan kembali memimpin JMSI Provinsi Lampung.
Kepemimpinan kali ini menjadi periode kedua bagi Ahmad Novriwan setelah sebelumnya menjabat sebagai Ketua JMSI Provinsi Lampung pada periode 2022–2025.
Pembukaan Musda II JMSI Provinsi Lampung dibuka langsung Ketua Umum DPP JMSI Teguh Santosa dan dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, jajaran Kodam II/Sriwijaya melalui Kodam XXI/Radin Inten, Polda Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Wan Jamaludin, serta para Bupati dan Wali Kota. [IM]




